Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025 dan merupakan bagian dari Program Hibah Penelitian Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM). Penelitian dipimpin oleh Dr. Arifah Rahmawati, M.A. (Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian sekaligus dosen Kajian Budaya dan Media UGM). Kajian tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya nilai remitansi PMI yang mencapai Rp227 triliun per tahun. Dari total PMI tersebut, sekitar 67,5 persen merupakan perempuan. Meskipun memberikan kontribusi ekonomi yang besar, perempuan PMI masih rentan mengalami berbagai perlakuan tidak menyenangkan, termasuk kekerasan kultural.
Kabupaten Indramayu dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi daerah pengirim PMI terbanyak sepanjang tahun 2024, yakni sebanyak 21.688 orang. Data tersebut bersumber dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tahun 2025.